Langsung ke konten utama

Pos

10 Gol Tercepat di Liga Champions

Tepat 10 tahun yang lalu pada 7 Maret 2005 mantan striker Bayern Munich Roy Makaay mencetak gol supercepat 10 detik saat menghadapi Real Madrid. Gol tersebut adalah yang tercepat sepanjang sejarah pentas Liga Champions.

Makaay bukanlah satu-satunya pemain yang pernah mencetak gol cepat di kompetisi tersebut, kami merangkum 10 gol tercepat yang pernah dicetak di Liga Champions.

10. Alexis Alexoudis | 28.46 detik | 1995

9. Mariano Bombarda | 28.21 detik | 1999

8. Dejan Stankovic | 25.54 detik | 2011

7. Marek Kincl | 25.20 detik | 2005

6. Pato | AC Milan vs Barcelona | 24.97 detik | 2011

5. Clarence Seedorf | AC Milan vs Schalke 04 | 21.06 detik | 2005

4. Del Piero | Manchester United vs Juventus | 20.12 detik | 1997

3. Gilberto Silva | Arsenal vs PSV Eindhoven | 20.07 detik | 2002

2. Jonas | Valencia vs Bayer Leverkusen | 10.96 detik | 2011

1. Roy Makaay | Bayern Munich vs Real Madrid | 10.12 detik | 2007

Pos terbaru

Gabriel Paulista Cedera Tiga Pekan

Bek Arsenal Gabriel Paulista akan absen sampai tiga minggu setelah mengalami cedera hamstring saat kemenangan atas Queens Park Rangers di Liga Inggris beberapa waktu silam.

Berikut perkembangan terkini:

Gabriel, yang bermain apik dalam dua pertandingan terakhir, diberitakan akan absen sampai akhir Maret, berikut akun resmi Twitter Arsenal mengonfirmasi berita tersebut:

TEAM NEWS: Gabriel out for two to three weeks with a hamstring problem. @_nachomonreal to have test today #MUFCvAFCpic.twitter.com/ONPGtYZZ5V
— Arsenal FC (@Arsenal) March 6, 2015

Dia tidak dapat memperkuat The Gunners di pertandingan perempat final Piala FA menghadapi Manchester United pada Senin dan juga kemungkinan akan melewatkan laga penentuan di leg kedua Liga Champions melawan Monaco pada 17 Maret. Ia juga akan melewatkan pertemuan melawan West Ham dan Newcastle juga terjadi sebelum April tiba.

Arsenal saat ini berada di posisi ketiga di Klasemen Liga Utama Inggris yang diperebutkan erat, sehingga mereka harus …

Borussia Dortmund Kembali ke Jalan yang Benar

Peforma Borussia Dortmund kian menanjak usai kalahkan Schalke 04 akhir pekan lalu. Penampilan anak asuh Jurgen Klopp mulai menunjukkan sinyal positif untuk kembali bersaing memperebutkan jatah Liga Champions bagi klub-klub Bundesliga.

Perjuangan mereka di pertengahan musim akhir musim ini berbuah manis. Setelah terseok di awal musim hingga berada di jurang degradasi, Marco Reus dkk berhasil meraih empat kemenangan beruntun di ajang Bundesliga.

Penampilan mereka mulai membaik setelah bersaing ketat dengan juventus di babak 16 besar Liga Champions, meskipun berakhir dengan kekalahan tim tamu.

Untuk sebagian besar musim Bundesliga ini, hanya semua-menaklukkan Bayern Munich memiliki lebih dari kepemilikan Dortmund-yang tetap terjadi pada hari Senin, dengan Dortmund mengklaim 55,8 persen per game rata-rata, melalui WhoScored.

Menjadi proaktif, bukan reaktif, telah datang jauh lebih alami. Kerugian sebelum Natal melawan oposisi rendah termasuk Cologne, Hamburg, Hannover dan Hertha Berlin m…

5 Fakta Tentang Arjen Robben yang Jarang Diketahui

Bayern München mengawali tahun 2015 sebagai pemuncak klasemen Bundesliga musim ini.

Anak asuh Pep Guardiola akan melakoni lanjutan pertandingan Bundesliga akhir pekan ini untuk mempertahankan trofi musim lalu sekaligus menahbiskan diri sebagai tim terbaik di Jerman.

Namun di antara kesempurnaan tim asuhannya, ada satu individu yang patut diapresiasi: Arjen Robben. Pemain Bayern paling menonjol di paruh pertama musim ini.

1. Kebugarannya kian stabil "Ah, Robben memang pemain hebat, tapi dia sering mengalami cedera". Mungkin itu ungkapan yang sering dikatakan oleh banyak orang tentang karirnya di Chelsea dan Real Madrid. Talenta cemerlang namun harus terbenma karena masalah cedera.

Seiring waktu berjalan, catatan cedera Robben mulai berubah, setidaknya sejak ia mengenakan jersey Bayern.

Selain cedera otot robek selama musim 2010/11, Robben hanya absen tak lebih dari sebulan dalam tiga musim terakhir.
Robben mungkin pernah dibeli julukan si kaki kaca, tapi keberadaannya di lap…

Agen Balotelli Tepis Rumor Kepindahan

Mino Raiola, agen striker Liverpool Mario Balotelli, mengkonfirmasi bahwa kliennya tidak akan pindah dari Anfield pada bursa transfer musim dingin Januari ini.

Dikutip dari kicauan jurnalis SkySport, Fabrizio Romano, bahwa Brendan Rodgers masih memiliki kepercayaan kepada pemain yang ia beli di bursa transfer musim panas tersebut setidaknya hingga akhir musim:

Balotelli's agent Mino Raiola now in Milano. Confirming that Mario will NOT move from Liverpool on january. #LFCpic.twitter.com/9U1N29nkdA
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) January 8, 2015 Situs web Italia, Tuttomercatoweb, sebelumnya mengklaim bahwa Olympiakos berniat meminjam Balotelli hingga akhir musim. Namun, sang striker tidak berminat pindah ke Yunani.

Juara bertahan Ligue 1, Paris Saint-Germain, juga berniat untuk memboyong pesepakbola berusia 24 tahun tersebut. Klub asuhan Laurent Blanc itu masuk dalam jajaran klub yang melakukan penawaran, meskipun mereka sedang diselidiki karena kasus peraturan Financial Fair …

Diego Maradona Dukung Neuer Raih Ballon d'Or

Penyerang asal Argentina era 90-an, Diego Maradona, mengungkapkan dirinya akan memilih penjaga gawang Bayern Muenchen Manuel Neuer sebagai pemenang FIFA Ballon d'Ot 2014. Pilihannya semakin memperpanas perdebatan banyak kalangan yang juga menjagokan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sebagai pesaing Neuer.

Nama Neuer mulai mencuat sebagai kandidat kuat peraih Ballon d'Or setelah merebut trofi Bundesliga dan DFB-Pokal musim 2013-14 serta membawa Jerman menjuarai Piala Dunia Brasil tahun lalu. Namun, penjaga gawang nomor satu timnas Jerman itu kerap dianggap remeh oleh pendukung dari dua kandidat lainnya.

Dikutip dari Radio Habana Cuba, Maradona bersikeras bahwa Neuer layak mendapatkan penghargaan individu tersebut karena penampilannya bersama Jerman di Piala Dunia.

Bukan Messi, atau Ronaldo, favorit saya adalah Neuer, dia pemain yang paling layak.
Mungkin banyak yang akan setuju Neuer benar-benar layak mendapatkan penghargaan tersebut. Namun, alasan Maradona tampaknya tidak ma…